Sebenarnya saya tidak mengharapkan apa-apa dari kontes menulis yang bertemakan "tujuan hidup", hanya saja membaca tema tersebut, langsung terpikirkan di benak saya, dan langsung aja bermunculan apa saja tujuan-tujuan hidup saya….Tujuan hidup saya tidak hanya satu tapi banyak, berdasarkan pemikiran saya yang sederhana, dan mungkin tujuan hidup saya tidak bermanfaat bagi orang banyak tetapi minimal bermanfaat bagi keluarga saya. Mudah-mudahan tujuan hidup saya bisa terlaksana cepat, minimal sebelum ajal menjemput saya ( karena kita tidak tau kan kapan ajal menjemput kita ? )
Tujuan hidup saya yang pertama :
Saya harus bisa memperbaiki keimanan saya, dan Alhamdulillah saya sudah lebih memperbaiki keimanan saya semenjak Ibu ( eyang putri ) saya meninggal. Meninggalnya beliau yang mendadak seakan-akan menyadarkan saya bahwa kita sewaktu-waktu bisa saja dipanggil oleh Allah SWT, saya berusaha untuk jujur mengakui bahwa sebelumnya kadar keimanan saya masih seenak hati. Sholat yang masih bolong-bolong dan belum menjadi kewajiban sepenuh hati. Saya sadar mungkin saya udah terlalu tua untuk menyadari semua itu, dan sudah terlalu telat. Tapi saya harus optimis, Allah SWT membuka mata hati saya untuk bertobat dengan berbagai cara, dan salah satunya adalah dengan meninggalnya eyang putri saya.
Tujuan hidup saya yang kedua :
Rumah tangga saya haruslah menjadi rumah tangga yang bener-bener sakinah, mawaddah dan warohmah. Jadi, mudah-mudahan tidak hanya berupa simbol tulisan semata, tapi betul-betul mewujudkan hal itu. Saya tidaklah munafik, mewujudkan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warohmah amatlah berat, apalagi di masa-masa globalisasi seperti sekarang ini. Dimana banyak kaum-kaum hedonis dan materialis bermunculan, termasuk saya gitu loh…Tapi saya harus mencobanya sedikit demi sedikit, semuanya harus dimulai dari saya, kalo saya mau keluarga yang sakinah, ya saya harus menjadi istri dan ibu yang sholehah, saya duluan yang harus berubah kalo ingin suami saya juga berubah, jadi kalau ingin menyuruh suami dan anak saya sholat, ya saya duluan yang sholatnya dibenerin.
Tujuan hidup saya yang ketiga :
Bagaimana caranya agar saya tidak cepat emosian. Waduh masalah satu ini bagi saya bisa jadi polemik yang berkepanjangan nih. Emosi ini bisa jadi menjadi sumber dari semua masalah-masalah saya, kalau saja saya bisa menemukan solusi untuk masalah yang satu ini, duh, saya akan sangat bersyukur. Papah saya pernah menyarankan kalo saya mending ikutan ESQ Trainingnya Ary Ginanjar. Gak papa deh aku modalin kamu mahal-mahal untuk ikutan ESQ begitu kira-kira kata beliau dulu, mungkin karena saking parahnya penyakitku satu ini. Setelah menikah apalagi, bukannya turun malah meninggi, hahaha, kayaknya masalah kecil alias sepele bisa aja jadi besar karena darah tinggi alias emosi. Rasanya malu kalau saya ingat-ingat lagi kalo dah emosi, umur 27 tahunan dan dah punya anak lagi jadi seperti anak kecil lagi. Tapi gak papa deh membaginya kepada anda-anda semua yang baca blog saya ini, sapa tau ada yang bisa membantu mencarikan solusi untuk penyembuhannya. Bagaimana pun keinginan saya untuk menyembuhkan sifat emosi ini sangatlah besar, karena saya yakin, kalo saya tidak emosian lagi maka dunia saya pasti akan lebih tenang dan damai.
Tujuan Hidup saya yang keempat :
Ingin hidup bahagia dengan orang-orang yang saya sayang dan sayang dengan saya. Saya tidak mau munafik lagi, kalau kedengarannya saya egois banget, tidak ada jiwa relawannya, tapi gimana yah, saya berfikir saja, saya tidak mungkin bisa bahagia dengan orang yang tidak sayang dengan saya atau tidak saya kenal. Saya ingin semua yang saya sayang hidupnya bahagia, tidak kekurangan apa pun, tidak sedih, tidak hidup susah.Wah, membayangkan my fourth life goal kesampean aja saya bisa senang, tapi apa mungkin yah bisa hidup bahagia dengan kondisi yang mulus-mulus aja seperti jalan tol? Karena untuk mendapat semua itu saya harus berjuang. Rasanya ingin saya lakukan apa aja untuk bisa hidup bahagia bersama dengan orang-orang yang saya sayang dan sayang dengan saya.
Tujuan hidup saya yang kelima :
Saya ingin berat tubuh saya ideal…Wah, ini mah my life goal yang belum kesampaian ampe sekarang. Padahal beberapa cara sudah saya coba loh, tapi yah, kalo belum niat dari dasar hati yang paling dalem kayaknya gak bakalan bisa deh. Sebenarnya kalo niat tuh, menguruskan badan tuh mudah, sekarang metode apa sih yang belum ada buat membentuk tubuh ideal? Dari dibalut, obat-obatan pelangsing, herbal, dokter, ampe tusuk jarum. Bukannya saya menyerah loh, nanti deh kalo niat itu sudah kembali ada ( hiks, padahal pengen nyobain pake lingerie di depan misua, hahaha ), tapi untuk sementara ini, daripada saya minder, mungkin pola pikir saya yang harus dibelokkan dikit, ya dikit aja….karena saya harus hidup lebih sehat dengan tubuh yang ideal dan juga sehat ( percuma kan tubuh ideal tapi suka merokok ? ). Pola pikir yang saya maksud tadi itu, adalah bagaimana saya harus merubah pandangan orang-orang Indonesia ini yang masih aja suka berfikir bahwa orang gemuk itu jelek dan tidak menarik, bahkan cenderung bodoh ( pernah gak menjumpai orang Indo yang begini ini pola pikirnya ? ke laut aja deh tipe orang yang begini ), orang gemuk yang cenderung identik dengan lelucon. Padahal, kalo boleh jujur, saya sering menjumpai orang dengan kekurangan fisik tetapi hatinya sangatlah baik. So, cara yang bisa ditempuh oleh saya untuk sementara ini adalah menonjolkan kelebihan yang ada dalam diri saya, misalnya ya karena saya bisa ber make up dengan lumayan, ya saya mencoba untuk berdandan di event-event tertentu. Jadi berusaha mengalihkan pandangan orang -orang dari body ke wajah. Tapi mudah-mudahan goal ingin tubuh ideal ini bisa kesampaian deh, saya pasti akan berusaha.
Baru 5 saja yang bisa saya paparkan disini, saya garansikan itu bener-bener tujuan hidup yang ada di hati saya dari dulu sampai sekarang, kalo yang ngada-ngada dan ketinggian sih banyak , misalnya Indonesia harus menjadi negara yang maju, bebas KKN, bebas korupsi ( hayah, itu mah tujuan buat pemerintah kita, bukan saya ).